Kamis, 13 Maret 2014

cara merawat burung cendet

 

MERAWAT CENDET  WAKTU PERGANTIAN BULU 

Ngurak atau mabung suatu proses dimana burung dalam proses pergantian bulu karena bulu sudah tua.Biasanya Ngurak inilah yang digunakan untuk patokan burung sudah siap dilombakan atau tidak , biasanya 3-4 kali ngurak . Cendet waktu ngurak atau mabung  dimana cendet dalam kondisi tidak stabil . Apalagi jika dalam pergantian cuaca  kondisi tubuh sedang tidak stabil bisa membuat burung sakit .Begini cara merawatnya :
  • Jangan pernah memberi makan atau xtra fooding sampai telat .
  • Beri makanan atau xtra fooding lebih banyak dari biasanya .Contoh : Biasanya diberi jangkrik 4 ekor , beri 7 ekor
  • Beri  jemuran , sekitar 30 menit , antara jam 07.30-08.00.
  • setelah itu angin2 kan dan serodong .
  • mandikan burung 2-3 hari sekali aja
  • Proses seperti itu akan terus berlangsung sampai dengan masa tumbuh bulu baru.
CARA MERAWAT DAN MENGOPTIMALKAN KINERJA BURUNG CENDET
Dadam hal ini langsung saja saya terangkan , untuk pemberian makan atau x-tra fooding .Dalam hal ini burung harus sudah bunyi :
1.Jangkrik :menambah birahi burung ,untuk komposisinya kebanyakan 5xsehari .
2.Kroto : untuk menghangatkan dan menambah kinerja burung ini harus diberikan .
3.Uler hongkong : fungsinya sama dengan kroto
4.Uler kandang :uler yang satu ini sangat menyehatkan
Makanan-makanan yang ada diatas kadang-kadang tidak disukai oleh cendet bisa dikarenakan dari kecil tidak pernah diberi hewan-hewanan .Nah untuk persiapan lomba atau perform yang sangat bagusd tidak bisa hanya dengan makanan itu saja ada perawatan khusus nya ,antara lain :
1. Penjemuran : jemur burung setiap jam 7 pagi sampai dengan 11 siang
kalau tidak kuat jangan di paksa , tapi harus dilatih secara bertahap.
2. Mandi : untuk mandi burung tidak perlu setiap hari .Pemandian burung
dilakukan saat pagi sebelum di jemur atau sore hari .
3. Serodong : serodong burung saat sore atau malam sampai pagi .Kalau
untuk lomba serodong burung sehari penuh ,dalam 5 hari seblum lomba tidak perlu dijemur.

Perawatan burung lumpuh agar tak sekarat

Salah satu gangguan kesehatan yang sering menimpa burung kicauan, baik burung piaraan di rumah maupun burung yang ada dalam kandang penangkaran, adalah lumpuh. Ini bisa menimpa pada burung paling popular saat ini seperti  Burung cendet . Bagaimana merawat atau menangangi burung yang lumpuh? Sebab, dalam beberapa kasus, kelumpuhan pada burung juga berujung pada kematian.
Kematian biasanya terjadi pada burung lumpuh akibat infeksi virus, terutama Polyomavirus yang memiliki derivasi / turunan penyakit sangat banyak. Tetapi tak semua burung lumpuh berujung pada kematian. Kalau pun mati, biasanya karena kesulitan makan dan minum yang berakibat burung mati kelaparan, bukan karena kelumpuhan yang dideritanya.
Kelumpuhan juga bisa disebabkan burung mengalami cedera pada kakinya.
Masih banyak penyebab burung mengalami kelumpuhan, antara lain :
  • Lumpuh karena usia burung yang sudah tua, dan terjadi pengeroposan tulang (pada manusia disebut osteophorosis), yang membuat gerakan burung awalnya melambat, kemudian tidak bisa bergerak sama sekali.
  • Lumpuh akibat kekurangan vitamin D, terutama burung yang jarang diberi multivitamin dan jarang pula terkena sinar matahari pagi.
  • Lumpuh yang disebabkan oleh kuku-kukunya yang terlalu panjang.
  • Lumpuh yang merupakan efek dari virus , seperti disinggung sekilas di bagian awal artijel ini.
  • Lumpuh akibat penyakit kaki berkerak yang dibiarkan terlalu lama, sehingga lesi makin tebal dan menyulitkan burung bergerak.
  • Lumpuh akibat keracunan logam berat,
  • Lumpuh akibat tenggeran yang tidak tepat.
Dari beberapa faktor penyebab di atas, yang sering terjadi adalah kelumpuhan akibat burung sangat tua, atau burung kekurangan vitamin D
Burung yang sudah sangat tua dan memiliki kaki-kaki yang penuh sisik (seperti mengenakan sepatu bot), memang rawan mengalami kelumpuhan. Biasanya hal ini dialami burung yang berumur 10-15 tahun.

Mengatasi dan mengobati kelumpuhan pada burung
Mengatasi kelumpuhan pada burung harus dilihat dulu faktor penyebabnya. Sebagian sudah dijelaskan di atas, terutama pada burung yang kekurangan vitamin D serta mineral Ca dan P. Bagaimana dengan faktor pemicu lainnya, berikut ini panduannya :
  • Untuk burung yang lumpuh karena faktor usia, ini memang menjadi persoalan tersendiri, karena osteoporosis tidak bisa diatasi dalam waktu segera. Namun pengobatan rutin dan konsisten bisa meningkatkan peluang bagi burung untuk sembuh.
  • Dalam hal ini, terapi Bird Mineral bisa ditingkatkan, misalnya diberikan 3-4 kali setiap minggu. Selain itu, pastikan burung memperoleh penjemuran di pagi hari secara cukup.
  • Untuk burung yang lumpuh karena kukunya terlalu panjang, silakan dipotong dulu sebelum diobati.
  • Demikian pula untuk burung yang lumpuh akibat kaki dan jarinya ditumbuhi lesi / benjolan berkerak dan terus membesar. Sumber penyakitnya harus diselesaikan dulu sebelum burung diobati agar bisa berdiri tegak kembali
Berikut ini beberapa tindakan yang bisa diberikan pada burung yang lumpuh:
  1. Selama perawatan, burung diberi extra fooding (EF) secara full. Bagi burung pemakan serangga, berikan EF seperti jangkrik, kroto, belalang, ulat, dan sebagainya.
  2. Kroto segar pilihan (terpisah dari semut) diberikan setiap pagi, siang, dan sore hari, masing-masing sebanyak 1 sendok teh.
  3. Jangkrik bisa diberikan lebih banyak dari porsi biasanya, baik pagi, siang, maupun sore.
  4. Ulat Jerman / ulat hongkong juga bisa 2 – 3 ekor pada pagi dan sore hari. Jika burung pernah bermasalah dengan ulat hongkong, misalnya malah macet bunyi, sebaiknya pilih ulat jerman saja.
  5. Air minum harus diberikan dalam kondisi bersih dan matang, dan tersedia setiap waktu.
  6. Berikan larutan garam atau air elektrolit agar burung tak mudah lemas.  Tetapi larutan ini cukup diberikan 1-2 kali seminggu.
  7. Berikan BirdPro yang terbukti efektif dan cepat menyembuhkan burung yang mengalami kelumpuhan (paralyse). BirdPro terdiri atas beragam multivitamin dosis tinggi dan diperkaya bahan lain yang terkait dengan pemulihkan fungsi syaraf dan mengembalikan stamina burung.
  8. Berikan obat ini selama 7 hari berturut-turut. Kalau selama 7 hari belum sembuh total, namun sudah ada perbaikan, pemberian bisa diulangi lagi dengan selisih waktu 7 hari dari akhir pengobatan tahap pertama. Ini perlu dijelaskan, karena faktor pemicunya seringkali berbeda, dan respon burung terhadap obat pun tidak selalu sama (tergantung kondisi fisiologis dan metabolisme tubuh burung).
  9. Setiap pagi, burung dijemur di bawah sinar matahari pagi, karena manfaat sinar matahari bagi burung sangat besar.
 Demikian Cara merawat burung Cendet , semoga bermanfaat




Rabu, 12 Maret 2014

Pecinta Burung: tips merawat burung Pleci (Kacamata) / Pecinta Bur...

Pecinta Burung: tips merawat burung Pleci (Kacamata) / Pecinta Bur...: Cara membuat burung Pleci atau Kacamata agar cepat bunyi adalah banyak cara pada masing-masing pehobi burung kicau mania.   Banyak ca...

tips merawat burung Pleci (Kacamata) / Pecinta Burung

Cara membuat burung Pleci atau Kacamata agar cepat bunyi adalah banyak cara pada masing-masing pehobi burung kicau mania. 

Banyak cara agar membuat burung rajin berkicau, salah satunya yang kita bahas adalah burung pleci atau kacamata. burung Pleci ini sedang menjadi Idola di mata Kicau Mania pada umumnya, selain harganya sangat Relatif terjangkau dan burung ini kerap kali di ikut sertakan di dalam ajang lomba burung berkicau dan di beri kelas tersendiri di beberapa kota di Indonesia. 

Ada banyak cara agar Pleci ini bisa rajin berkicau mempunyai banyak variasi suaranya, tapi cara ini bukan jaminan akan sama hasilnya dan tidak memberikan jaminan seratus persen, tapi jika anda ingin mencoba apa salahnya. Awal yang baik di mulai dari pemilihan calon burung yang bagus atau yang berprospek. 
  1. Pilihlah burung pleci yang sehat, agresif dan yang jantan. Pilih warna bulu yang tebal. Pilih tubuh yang proposional, tidak kecil tapi cukup bagus. 
  2. Pilih Ekor yang mengumpul jadi satu tidak menyebar. 
  3. Burung Pleci yang banyak mempunyai variasi suara dan bisa teler adalah Burung Pleci yang berwarna Kuning 
Ciri-ciri Mayoritas Pleci Betina: 
  1. Postur badan agak kecil bulat tidak panjang. 
  2. Kepala relatif lebih kecil. 
  3. Bola mata normal dan alis mata yang melingkar lebih tipis. 
  4. Ekornya pendek. Paruh umumnya pendek dan tipis. 
Ciri-ciri Mayoritas Pleci Jantan: 
  1. Ekor Panjang berbentuk huruf 'V' Mayoritas. 
  2. Paruh tebal dan panjang. 
  3.  Kepala relatif lebih besar. 
  4. Alis mata yang melingkar berwana putih lebih tebal. 
  5. Badan Panjang dan proposional. 
Tips dan trik Agar Pleci Cepat Gacor Pada dasarnya burung pleci ini sangat mudah bunyi . Ada 9 perawatan sederhana burung pleci agar cepet gacor: 
  1. Pada pagi hari setelah subuh kira-kira udh mulai sedikit terang, coba keluarkan burung ( di embunkan hingga keluar sinar matahari menghangatkan tubuhnya secukupnya saja. 
  2. Setelah itu, mandikan burung pleci dengan semprot/sprey yang lembut atau sesuai keinginan hingga basah, biasanya dalam memandikan dengan semprot, dan biasanya setelah disemprot burung akan melanjutkan mandi sendiri, maka coba sediakan tempat mandi agar burung mandi sendiri, namun jika sudah selesai mandi agar diambil lagi tempat mandinya agar tidak membuat kandang menjadi basah.Tinggalkan tempat minum burung secukupnya. 
  3. Setelah mandi hingga basah, jemur secukupnya akan tetapi biarkan hanya air minum saja yang ada di dalam sangkar. Kira-kira stengah jam, angkat pleci dan taruh ditempat yang teduh, berikan ulat hongkong kecil yang berwarna putih ( 2-3 ulat hongkong yang sedang ganti kulit ) tapi sebelumnya beri makan berupa buah baik pisang, pepaya ataupun buah lainnya atau voer jika burung sudah makan voer. Untuk serangga bisa juga menggunakan ulat kandang, jangkrik yang kecil, atau kroto, dan kroto tidak perlu terlalu sering. Boleh juga dengan memberikan madu ditempatkan khusus atau tempat yang kecil, atau bisa juga anda memberikan madu dengan mengolesnya di buah pisang tersebut ( biasanya, jika sudah ada madu, pisang tidak akan dimakan ) 
  4. Setelah itu biarkan hingga sore menjelang, sore boleh di mandikan sesuai kebutuhan. Dan nikmati ocehan burung pleci anda saat itu setelah di mandikan, jemur, dan di teduhkan, dan yang terakhir Dan yang tidak kalah pentingnya adalah jangan lupa dengan pemasteran suara yang bagus, diantara caranya yaitu sandingkan suara burung pleci yang sudah pernah manjadi jawara dan juwara di dekat burung yang kita punya, atau dengan cara bunyikan rekaman suara burung pleci yang sudah bagus dalam bentuk mp3 yang bisa kita dapat dari berbagai sumber di internet baik melalui download ataupun cara lain, maka akan menjadikan burung pleci yang kita miliki semakin terlatih. Demikian sedikit tips dan info bagaimana caranya memilih , memelihara dan merawat pleci agar cepet berkicau, gacor (buka paruh), bervolume tebal serta kencang dengan berbagai kicauan yang bervarisi dan akhirnya bisa menjadi burung favorite bagi yang melihatnya serta mendengarkan keindahan dan keuniknan merdu suara dan kicauannya. 
Jangan lupa! Umur juga mampengaruhi dari kualitas burung itu sendiri, jika dari ketika usia muda sudah rajin berkicau dan dengan lingkungan dan pemasteran yang bagus maka semakin dewasa akan semakin menambah keunikan suaranya dan dengan volume yang sangat tinggi tentunya.

burung kacamata

dijual burung kacamata dari lombok dengan harga murah ,, cuma 100 ribu saja, sudah mantep suaranya